Dalami Makna Bhineka Tunggal Ika, Mahasiswa FKIP Ikuti PKBNMI

0
257

Universitas Tidar menjadi salah satu peserta Pelayaran Kebangsaan Bela Negara Mahasiswa Indonesia (PKBMNI) yang diselenggarakan tanggal 18 – 23 Desember 2017 lalu. Pelayaran tersebut dimulai dari Surabaya (Spotmar, Denmako, Armatim, Surabaya) sampai dengan Kolinlamil, Jakarta. Acara tersebut diikuti 648 mahasiswa dari 24 universitas dari Sabang sampai Merauke. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan mengirimkan 8 mahasiswa untuk terlibat dalam acara tersebut.

FKIP mendelegasikan 5 mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan 3 mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI). Lima mahassiwa PBI itu adalah adalah Yusuf Yulianto, Diah Arifiana Safitri, Bunga Umi, Busthomi Senko Aji, dan Ryandika. Tiga mahasiswa PBSI meliputi: Dinar Anggraini, Ade Safri Fitria, dan Opi Hanidian.

“Saya sangat bangga bisa mengikuti acara tersebut karena mendapatkan materi bela negara dari para guru besar serta pejabat militer. Seperti nama kegiatan, yaitu pelayaran bela negara, saya dan teman-teman tidak hanya berlayar dari Surabaya ke Jakarta, tetapi juga memahami makna Bhineka Tunggal Ika ‘Berbeda-beda, tetapi Tetap Satu Juga’ di sana,” tutur Yusuf Yulianto, Mahasiswa PBI Semester 3, setelah selesai acara.

Dinar Anggraini, Mahasiswa PBSI Semester 3 yang mengikuti PKBNMI, mengatakan “Saya tidak hanya belajar tentang kesadaran bela negara. Akan tetapi, di sana saya memiliki banya pengalaman dan bertambah teman dari berbagai suku.”

Yusuf menambahkan acara PKBNMI meliputi pelayaran dan pendalaman materi bela negara. Acara dimulai dari pembukaan, upacara bela negara, lomba-lomba, yel-yel, Senam Maumere, dan pentas seni perwakilan dari universitas.

PKBNMI merupakan program dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Program ini didukung oleh Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB) di Indonesia. Salah satunya adalah Universitas Tidar yang dipercaya menjadi tuan rumah untuk mengadakan rapat koordinasi PKBNMI 15 November 2017 lalu.

PKBNMI bertujuan untuk meningkatkan kesadaran bela negara bagi mahasiswa, membentuk karakter cinta maritim, membangun kesatuan dan persatuan mahasiswa secara professional dan meningkatkan wawasan wawasan global kemaritiman. WJ

Bagikan :

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY