Dosen FKIP menjadi Juri pada Ajang Pemilihan Putra Putri UNTIDAR Tahun 2018

0
65

Pemilihan putra putri UNTIDAR adalah puncak dari serangkaian acara Colleger and Community Festival yang merupakan sebuah ajang pencarian brand ambassador Universitas Tidar. Untuk menjadi pemenang dalam ajang tersebut tidaklah mudah, para peserta harus melewati serangkaian seleksi, yaitu test tertulis, wawancara dan unjuk bakat. Selain itu, peserta akan diberikan pembekalan yang telah dipersiapkan oleh panitia berupa, Training Fashion Show, Seminar Public Speaking dan Handsome and Beauty Class.

Dalam ajang bergengsi ini, juri dari berbagai profesi terkait dilibatkan. Salah satunya adalah dosen FKIP, Winda Candra H., M.A., yang menjadi juri pada malam puncak pemilihan putra putri UNTIDAR pada Minggu 13 Mei 2018 bertempat di Auditorium UNTIDAR. Sebagai anggota dewan juri pemilihan putra putri UNTIDAR tahun 2018, Winda Candra H., M.A. harus memberikan penilaian yang objektif dan membangun kepada para peserta. Tugas berat yang diemban dewan juri pemilihan putra putri UNTIDAR tahun 2018 adalah memilih Putra dan Putri Untidar 2018 yang mumpuni di segala bidang baik akademik, non akademik, sikap, public speaking dan lain sebagainya.

“Saya senang terlibat dalam ajang pemilihan PPU ini karena melalui kegiatan ini saya menjadi tahu bahwa ternyata banyak mahasiswa dan mahasiswi UNTIDAR yang produktif, berkarya, dan berprestasi serta memiliki potensi luar biasa beragam. Masing-masing finalist memiliki kelebihan masing-masing. Karena hal tersebut proses penjurian menjadi teramat ketat sehingga diperoleh pemenang PPU yang tepat. Semoga dengan terpilihnya Fajar dan Nency sebagai putra dan putri UNTIDAR 2018 dapat mengemban amanah dan mampu memberi kontribusi positif bagi universitas dan masyarakat serta menjadi role mode bagi mahasiswa dan mahasiswi Universitas Tidar” kesan Winda Candra H., M.A. pada saat di wawancarai. (RI)

Bagikan :

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY