Dosen Prodi Pendidikan Matematika Narasumber Seminar: Menjadi Guru Matematika Inspiratif di Era Revolusi Industri 4.0

0
124

 

Bertempat di Ruang E2.03.06 Fakultas Teknik, Prodi Pendidikan Matematika UNTIDAR mengadakan Seminar Pendidikan dengan tema “Peran Pendidikan Matematika dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0.” Seminar Pendidikan yang digelar pada hari Jum’at, 12 Juli 2019 ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Dafid Slamet Setiana, M. Pd. dari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta dan Aprilia Nurul Chasanah, M. Pd. yang merupakan dosen Prodi Pendidikan Matematika UNTIDAR.

Kegiatan yang merupakan salah satu program kerja Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HIMATIKA) UNTIDAR ini bertujuan untuk menyebarluaskan dan membagikan ilmu mengenai Pendidikan Matematika dalam menghadapi perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 4.0 kepada mahasiswa, khususnya mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika UNTIDAR. Seminar ini diikuti oleh para dosen dan seluruh mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika UNTIDAR.

Selain dosen dan mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika, Seminar Pendidikan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Sukarno, M. Si. selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Dr. Ahmad Muhlisin, M. Pd. selaku Ketua Jurusan MIPA, Siswanto, M. Pd. selaku sekretaris Jurusan MIPA, serta beberapa perwakilan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas dan Himaprodi.

Mengusung subtema “Menjadi Guru Matematika Inspiratif di Era Revolusi Industri 4.0”, materi pertama Seminar Pendidikan ini disampaikan oleh Aprilia Nurul Chasanah, M. Pd. Dosen Prodi Pendidikan Matematika ini menjelaskan kiat-kiat untuk menjadi guru yang inspiratif. Narasumber kedua, Dr. Dafid Slamet Setiana, M. Pd., menyampaikan tentang fenomena pendidikan yang terjadi di era 4.0. Pembicara yang merupakan dosen prodi matematika UST Yogyakarta ini menjelaskan terkait keterampilan apa saja yang dibutuhkan di tahun 2020, dampak pemanfaatan digital bagi pendidikan, dan tantangan pembelajaran matematika di era Revolusi Industri 4.0. Saat sesi tanya jawab dari masing-masing narasumber berlangsung, para peserta antusias memberikan pertanyaan terkait materi yang disampaikan.

Aprilia Nurul Chasanah, M. Pd. menyatakan bahwa pemilihan subtema yang disampaikannya secara khusus bertujuan untuk memberikan gambaran umum terkait fenomena pendidikan era 4.0 serta memberikan bekal mahasiswa dalam mempersiapkan diri menjadi calon pendidik yang inspiratif. “Saya sangat mengapresiasi Seminar Pendidikan ini karena mahasiswa dapat belajar mengelola suatu kegiatan dan tentunya ada sambung rasa antara dosen dan mahasiswa dalam forum ilmiah,” ungkapnya.

Dosen Prodi Matematika ini secara rinci menyampaikan tips menjadi guru yang inspiratif, yaitu life-long learner, kreatif dan inovatif, mengoptimalkan teknologi, reflektif, kolaboratif, student-centered, dan menerapkan pendekatan belajar diferensiasi.

“Mahasiswa seharusnya tidak hanya pintar tapi juga harus memperhatikan karakter sebagai bekal menjadi calon pendidik di masa depan. Jadi, mahasiswa yang oke itu harus good dan smart,” ujarnya. “Saya berharap kegiatan seperti ini (Seminar Pendidikan) dapat menjadi budaya akademik dan ilmiah di lingkungan Prodi Pendidikan Matematika.” Imbuhnya [YF]+

Bagikan :

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY