DUA ORANG DOSEN FKIP IKUTI SIMPOSIUM BIPA

0
164

YOGYAKARTA. Dosen FKIP Untidar ikuti program Simposium Internasional Pengajaran Bahsa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) yang diselenggarakan pada hari Rabu-Kamis tanggal 23 s.d. 24 Agustus 2017 di hotel Inna Garuda Yogyakarta. Di dalam kegiatan yang dibuka oleh Prof. Emi Emilia, M.Ed., Ph.D. selaku Kepala Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan (PPSDK), disampaikan bahwa tujuan penyelenggaraan Simposium Internasional Pengajaran BIPA ini adalah untuk menyelaraskan wawasan pengajar dan pegiat BIPA di dalam dan di luar Indonesia guna menjamin mutu pengajaran BIPA, memperluas jejaring pengembangan program BIPA, serta merangkum gagasan para praktisi pengajaran BIPA sebagai bahan perumusan strategi pengajaran dan pengembangan bahan ajar yang berorientasi pada karakteristik dan kebutuhan pemelajar BIPA.

Dalam kegiatan yang mengusung tema “Membingkai Mosaik Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing” ini, PPSDK mengundang praktisi dari sejumlah lembaga penyelenggara program BIPA di sepuluh negara, seperti (1) Siriporn Maneechukate (Maejo University, Thailand), (2) Gao Shiyuan (Beijing Foreign Studies University, Cina), (3) koh Young Hun (Hankuk University of Foreign Studies, Korea Selatan), (4) Nguyen Thanh Tuan (University of Social Science and Humanities, Vietnam), (5) Hara Mayuko (Osaka University, Jepang), (6) Antonia Soriente (Università Degli Studi di Napoli L’Orientale, Italia), (7) Christa Saloh-Foerster (Universität Boon, Jerman), (8) Tata Survi (Balai Bahasa Victoriam Australia), (9) Tamrin Subagyo (Suez Canal University, Mesir), (10) Margaretha Sudarsih (Defense Language Institute Foreign Language Center, Amerika Serikat), (11) Indriyono Sukmono (Yale University, Amerika Serikat), (12) Elisabeth Arti Wulandari (University of Montana, Amerika Serikat dan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta). Kedua belas praktisi tersebut memaparkan kondisi lapangan pengajaran BIPA di masing-masing negara. Hasil simposium selanjutnya akan dimanfaatkan sebagai bahan kajian penguatan strategi penyebaran bahasa negara untuk menepatgunakan upaya peningkatan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional. (WR)

Bagikan :

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY