IKAPROBSI Kawal Kemajuan Prodi PBSI Dalam Negeri

0
210

Pada 25-26 Juli 2017 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) baik jenjang S-1 maupun S-2 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tidar mengikuti Rakernas Ikaprobsi di Hotel Grand Cempaka, Jakarta. Ikaprobsi merupakan Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia atau sebuah wadah yang sengaja dibentuk untuk berkegiatan bersama dengan sebuah misi memajukan prodi PBSI di seluruh Indonesia. Rangga Asmara, M.Pd. selaku koordinator prodi S-1 PBSI hadir bersama dengan Dr. Yulia Esti Katrini, M.S. selaku koordinator prodi S-2 PBSI.

“Acara dilakukan selama dua hari. Diawali dengan seminar internasional terlebih dahulu, baru setelahnya dilanjutkan dengan rapat kerja atau raker,” sebut Rangga mengawali ceritanya. International conference dan rakernas Ikaprobsi ini baru pertama kali digelar sehingga dalam pertemuan perdana ini membahas mengenai pelantikan pengurus pusat dan sekaligus pelantikan pengurus wilayah.

Hasil lain dari rakernas 1 Ikaprobsi yaitu dibentuknya delapan bidang sasaran kerja Ikaprobsi. “Saya kebetulan ditunjuk untuk menjadi anggota di bidang kerjasama dan publikasi ilmiah. Jadi, setelah ini Ikaprobsi akan menerbitkan jurnal internasional yang berindeks scopus,” jelas Rangga ketika ditemui di sela-sela jam kerjanya.

Kinerja bidang kerjasama dalam waktu dekat akan segera mengajak berbagai universitas di Indonesia supaya bergabung dengan Ikaprobsi, dengan harapan jika ada universitas yang masih memiliki nilai akreditasi kurang bisa didorong menjadi lebih baik lagi. Selain itu untuk kampus yang belum memiliki jurnal ilmiah segera dikawal untuk menerbitkan jurnal, sedangkan kampus yang sudah memiliki jurnal namun terakreditasi minim akan terus diberi dorongan supaya lebih banyak diindeks. Sebelum mengakhiri Rangga melanjutkan, “Nah dalam waktu dekat realisasinya di bulan Oktober, akan ada pertemuan untuk pengelola jurnal universitas dengan agenda raker. PBSI Untidar harus mengikutinya juga untuk kebaikan dan kemajuan Jurnal Metathesis dan Transformatika, supaya nilai akreditasi bisa meningkat.” (TP)

Bagikan :

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY