Jurnal di Lingkungan FKIP Mulai Berhias

0
469

FKIP kini sudah memiliki 4 jurnal yang secara resmi sudah terbit. Keempat jurnal tersebut adalah Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, Metathesis: Journal of English Language, Literature, and Teaching, Indonesian Journal of Science and Education, dan Indonesian Journal of Education and Learning. Jurnal-jurnal tersebut  sudah menggunakan sistem open journal system (OJS). Dengan maraknya publikasi artikel melalui jurnal-jurnal elektronik, maka jurnal elektronik meningkatkan indeksasi jurnal untuk menarik minat penulis. Tak ingin tertinggal dengan percepatan teknologi, jurnal di lingkungan FKIP juga mulai berhias dengan mempercantik dan meningkatkan kelengkapan jurnal elektroniknya. Untuk menarik minat penulis, keempat jurnal FKIP mulai meningkatkan indeksasi jurnal pada lembaga-lembaga pengindeks jurnal.

Transformatika yang merupakan jurnal Prodi PBSI ini bekerja sama dengan  Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) dan Asosiasi Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI). Sebagai kakak sulung jurnal di FKIP, Transformatika sudah terindeks oleh 18 lembaga pengindeks, diantaranya Google Scholar, Indonesian Publication Index (IPI), Indonesia Onesearch, PKP Index, Academic Keys, Journal Factor, Directory of Research Journals Indexing, Neliti, Index Copernicus International, Root Indexing, Research Bib, International Innovative Journal Impact Factor (IIJIF), Scientific Indexing Services (SIS), Eurasian Scientific Journal Index (ESJI), Bielefeld Academic Search Engine (BASE), Citeulike, Cfp List, dan WorldCat. Gerak cepat yang luar biasa dilakukan oleh tim redaksi jurnal yang dipimpin oleh Rangga Asmara, M. Pd. Transformatika juga mengubah tampilan cover jurnalnya sehingga terlihat lebih eye catching. Metathesis merupakan jurnal Prodi PBI kini sudah terindeks 6 lembaga pengindeks, diantaranya Google Scholar, Journal Factor, Neliti, PKP Index, dan Directory of Research Journals Indexing. Sama seperti jurnal lainnya, tim redaksi Metathesis terus meningkatkan jumlah indeksasinya. Tim redaksi Metathesis sudah melakukan pendaftaran indeksasi pada beberapa lembaga pengindek jurnal, tetapi proses indeksasi membutuhkan waktu yang cukup lama.

Indonesian Journal of Science and Education yang merupakan jurnal Prodi Pendidikan IPA juga tak ingin tertinggal dari dua jurnal pendahulunya. Jurnal yang sudah menggunakan sistem OJS penuh saat terbitan pertama ini kini mulai memperbaiki tampilan jurnal elektroniknya. Jurnal yang lebih sering disebut dengan IJOSE ini mulai melakukan indeksasi pada lembaga-lembaga pengindeks, terbukti IJOSE sudah terindeks pada Google Scholar, Indonesian Publication Index (IPI), dan neliti. IJOSE juga melakukan kerja sama dengan ALFA Jateng dan DIY, yaitu lembaga yang memfasilitasi kegiatan pembelajaran aktif. Jurnal yang lahir bersamaan dengan IJOSE adalah Indonesian Journal of Education and Learning. Jurnal yang akrab disebut dengan IJEL ini merupakan jurnal yang mewadahi artikel-artikel di bidang pendidikan. Meskipun IJOSE dan IJEL baru terbit satu kali, tetapi tahun 2018 keduanya memiliki nomor edisi yang sama dengan dua jurnal pendahulunya. Periode terbitan pertama dari keempat jurnal FKIP tahun 2018 dilaksanakan pada bulan April, tetapi masing-masing jurnal memiliki kebijakan sendiri untuk deadline pengumpulan naskah. Penulis yang berminat untuk mempublikasikan naskah artikelnya pada jurnal di FKIP dapat mengunjungi laman jurnal.untidar.ac.id. (ET)

Bagikan :

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY