Literature Exhibition Day FKIP: Ajang Bersastra Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris

0
395

Sabtu 14 Januari 2017 mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris semester 3 mengadakan perhelatan bertajuk Literature Exhibition Day (LED). Acara ini merupakan output dari mata kuliah Introduction to Literature sekaligus ajang berkarya bagi mahasiswa. Winda Candra Hantari, M.A. dosen Introduction to literature menjelaskan bahwa LED ini adalah ruang bagi mahasiswa untuk memamerkan karyanya serta sebagai  salah satu penilaian akhir mata kuliah Introduction to Literature.

Prof. Dr. Sukarno, M.Si, dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dalam sambutannya menyampaikan kepada mahasiswa untuk mengitegrasikan sastra dan seni. Menurut Sukarno, sastra dan pendidikan saling mendukung satu sama lain dan dengan mencintai karya sastra, kompetensi kebahasaan seseorang akan meningkat. Di akhir sambutannya, Sukarno berpesan kepada para mahasiswa khususnya kepada panitia dan dosen pengampu agar acara LED ini bisa terus dilakukan pada tahun-tahun berikutnya.

Pada acara ini, mahasiswa menampilkan berbagai pertunjukkan sastra seperti drama, musik dan puisi. Menurut Ali Imron, M.Hum. tim teaching Introduction to Literature, mahasiswa bebas memilih tema yang akan disajikan. “Tidak ada tema tertentu, yang paling penting adalah mereka bisa mempertunjukan karya sastra berbahasa inggris,” tambahnya lebih lanjut. Kebebasan tema yang diberikan ini terlihat dari pertunjukan yang sangat bervariasi. Mereka boleh membawakan karya yang sudah ada sebelumnya ataupun membuat sendiri. Chika Ardilia memilih untuk membaca puisi karyanya sendiri sedangkan Nurul Dwi Astari, Lilis Sinarsih, dan mahasiswa lain membacakan puisi dari sastrawan ternama seperti Langston Hughes, Pablo Neruda, dan lain sebagainya. Selain pembacaan puisi, para mahasiswa juga mempertunjukkan drama yang diadaptasi dari cerita rakyat atau karya mereka sendiri. Salah satu drama yang sukses mencuri perhatian penonton dan dosen pengampu adalah drama berjudul Gone yang di tulis dan diperankan oleh Nazola soares, Khurotulaeni, Nur Ayu, Umu Hanifah, Nurul Isnaeni, dan Wahyuningsih. Drama bergenre horror komedi ini diperankan dengan sangat apik oleh Nazola, dkk. Mereka mengaku membuat sendiri script drama nya dan berlatih dalam waktu seminggu. Selain drama, pertunjukan musik akustik dan beat box juga ikut meramaikan acara LED ini.

Putri Duwi, panitia dalam acara ini menyampaikan bahwa persiapan LED dilakukan sejak awal Januari. Acara ini berlangsung dengan meriah dan sukses dengan panitia berjumlah 9 orang. Candradewi Wahyu Anggraini,M.Pd. salah satu dosen Pendidikan Bahasa Inggris yang datang pada acara LED ini mengungkapkan bahwa LED adalah acara yang sangat menarik. Para mahasiswa bisa menunjukkan bakatnya dalam menulis puisi dan drama serta mementaskannya. “Ternyata mahasiswa semester 3 memilki jiwa sastra, “ tutupnya kemudian di akhir acara. (NA/AW)

Bagikan :

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY