Menyongsong Era Revolusi Industri 4.0, Civitas Akademik FKIP UNTIDAR Mengikuti Program IMOOC

0
214

Salah satu pengaruh revolusi industri 4.0 dalam bidang pendidikan adalah berkembangnya pembelajaran jarak jauh yang memanfaatkan sistem dalam jaringan (daring), yang sering dikenal dengan sebutan pembelajaran on line. Fakultas Pendidikan dan Ilmu Keguruan (FKIP) Universitas Tidar (UNTIDAR) sebagai rumah ilmu, berusaha beradaptasi dengan perubahan ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mendorong civitas akademik FKIP untuk mengikuti program Indonesian Massive Open Online Course (IMOOC). IMOOC merupakan program yang diselenggarakan oleh The U.S. Embassy’s Regional English Language Office (RELO), sebuah unit kerja Kedutaan Amerika Serikat yang berfokus pada pembelajaran bahasa inggris. Program ini bertujuan untuk menyebarluaskan tentang informasi pentingnya autonomos learning dan penerapannya dengan menggunakan teknologi.

Program IMOOC tahun 2018 berlangsung pada 18 Februari  2018 sampai 5 Mei 2018. Program IMOOC tahun 2018 diikuti 30 IMOOCers, sebutan untuk peserta program IMOOC. 30 IMOOCers ini dipilih melalui seleksi yang ketat dan 13 diantaranya merupakan civitas akademik FKIP UNTIDAR. 13 civitas akademik FKIP UNTIDAR tersebut terdiri dari 9 dosen dan 4 mahasiswa. Adapun Fasilitator IMOOC 2018 Magelang Camp adalah Luluk Isna, S.Pd.

Program ini dilaksanakan secara daring, dimana ada jadwal yang terstruktur yang harus diikuti secara daring, menggunakan aplikasi pembelajaran online= https://canvas.instructure.com/. Salah satu IMOOCers dari FKIP, Candra Wahyu Anggraeni, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa tugas dikerjakan secara online setiap minggu di laman  https://canvas.instructure.com/. “Ada deadline tugas, jika terlambat mengerjakan aka nada pengurangan poin. Dan tugas dikerjakan pakai Bahasa Inggris”, imbuh dosen program studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNTIDAR ini. Kegiatan ini ditutup dengan pembagian sertifikat kepada peserta yang dilaksanakan pada tanggal 15 Mei 2018 di MAN 1 Kota Magelang. EJ.

Bagikan :

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY