Prima Ferry, Publikasikan Karya Ilmiah Lewat Seminar Internasional LLTC

0
87

Salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh seorang dosen yakni melakukan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi meliputi pengajaran, penelitian, dan pengabdian. Tak berhenti sampai di situ, luaran dari kegiatan Tri Dharma PT adalah setiap dosen diharuskan untuk mempublikasikan hasilnya dalam pertemuan ilmiah baik nasional maupun internasional. Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) FKIP – Untidar, C. Prima Ferry Karma, M. Pd., usai menjadi pemakalah pada Seminar LLTC pada Jumat s.d Sabtu, (3-4/10) di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. LLTC (Language and Language Teaching Conference) adalah sebuah konferensi/seminar tentang bahasa dan pengajarannya yang diselenggarakan setiap tahun di Universitas Sanata Dharma. LLTC tahun 2017 mengangkat tema “Empowering Learner’s Autonomy” dengan mengundang keynote speakers Thomas Robb dari Kyoto Sangyo University, Prof. Dr. Stephen J. Hall dari Sunway University, dan Paulus Kuswandono, Ph.D. dari Sanata Dharma University.

Pada kesempatan itu “Pak Ferry”, begitu beliau acap dipanggil,  menyampaikan hasil penelitiannya tentang peningkatan kemampuan berbahasa Inggris para satpam di lingkungan Balai Konservasi Candi Borobudur menggunakan Role Play. Beliau mengungkapkan tentang pentingnya kemampuan berbahasa Inggris bagi satpam di sana. “Hal ini menjadi penting bagi mereka untuk berkomunikasi dengan turis asing, karena pada hari libur pengunjung bisa sampai lima puluh ribu per hari. Satu hal juga yang menjadi sangat penting untuk ditingkatkan adalah motivasi mereka dalam belajar bahasa Inggris,” ujarnya.

Menurut hasil penelitiannya para satpam di sana mempunyai motivasi yang kurang tinggi. Salah satu cara untuk meningkatkannya adalah dengan cara menggunakan aktivitas  Role Play. Role Play atau bermain peran adalah suatu aktivitas yang umum digunakan untuk meningkatkan kemampuan berbicara seorang pembelajar bahasa. Dengan menggunakan aktivitas  Role Play, pembelajar akan lebih termotivasi untuk meningkatkan kemampuannya. Meskipun belum mendapatkan hasil maksimal, beliau mengungkapkan bahwa teknik ini bagus untuk diterapkan pada aktivitas pembelajaran berbicara. (TP)

Bagikan :

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY