Tea Pot, Hembusan Nafas Dalam Pekan Keguruan 2017

0
328

 

Senin hingga Jumat (22-26/5) FKIP UNTIDAR menggelorakan semangat keguruan melalui agenda rutinnya yang bertajuk Pekan Keguruan FKIP UNTIDAR 2017 dengan tema “Peningkatan Keprofesionalan Guru Berkelanjutan”. Pekan Keguruan selaku salah satu agenda yang menjadi ciri dan identitas FKIP ini berisi serangkaian acara dengan fokus utama adalah keguruan, Ilmu Pendidikan, Pengajaran, dan bahasa Inggris dan Indonesia. Pada tahun ini, Pekan Keguruan menghelat aneka perlombaan dan seminar. Di antara perlombaan yang diadakan adalah Kompetisi Debat bahasa Indonesia dan Inggris, Best Practice antar mahasiswa FKIP UNTIDAR dan antar guru sekolah menengah tingkat Jawa Tengah, lomba Media Pembelajaran, dan lomba Esai Kependidikan. Sedangkan untuk seminar, kali ini FKIP menyajikan seminar regional juga Guest Lecturing and Academic Sharing.

Satu yang menarik dari serangkaian acara keguruan dan pendidikan yang disajikan, terdapat sebuah acara yang tampak sangat ramai dan menjadi pusat berkerumunnya mahasiswa dan peserta Pekan Keguruan. Acara yang dimaksud adalah Tea Pot, akronim dari Teachers Week’s Spot. Ali Imron M.Hum selaku penanggung jawab acara mengatakan bahwa Tea Pot memang direncanakan dan dibuat agar menjadi penjaga nafas Pekan Keguruan. Menyediakan panggung pentas dan panggung panjang bagi penonton, acara ini berisi penampilan dari mahasiswa seluruh angkatan di FKIP dengan tema keguruan. Mahasiswa boleh menyajikan seni dan sastra, tanya jawab, hingga tips-tips yang terkait keguruan dan pendidikan bahasa.

Selain itu, Tea Pot merupakan pusat administrasi pada Pekan Keguruan dengan salah satu program yang ditawarkan sekaligus diwajibkan bagi mahasiswa adalah presensi dengan cap dan tandatangan kehadiran sebanyak minimal 4 kali yang mewakili 4 hari berlangsungnya Pekan Keguruan.

Ali menambahkan bahwa penjagaan nafas yang dimaksud adalah selama berlangsungnya Pekan Keguruan mahasiswa maupun peserta dari luar FKIP ketika masuk ke kompleks FKIP akan dibuat benar-benar merasakan sedang berlangsungnya sebuah acara besar di FKIP mengingat masing-masing lomba dan seminar tersebar di ruang-ruang yang berbeda, khususnya di FKIP dan juga auditorium UNTIDAR. Sejalan dengan yang disampaikan Ali, Winda Candra H, M.A selaku ketua panitia Pekan Keguruan sangat mengapresiasi jalannya Tea Pot yang benar-benar tampak dipenuhi mahasiswa dan peserta di hari pertamanya. Selain itu, Dekan FKIP, Prof. Dr. Sukarno, M.Si., juga sangat mengapresiasi mengingat Sukarno memang menghendaki diadakannnya semacam pameran yang berbasis kegiatan, bukan lagi semata-mata produk. (AL)

Bagikan :

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY