Mahasiswa Thailand Program SEA-TEACHER datang ke UNTIDAR

0
42

Program SEA-TEACHER Batch ke 8 di FKIP Universitas Tidar dilaksanakan pada  tanggal 4 Agustus sampai 1 September 2019. Pada batch ke 8 kali ini, dua mahasiswa dari  Valaya Alongkorn Rajabhat University, Thailand yaitu Prakaiwan Suna dan Thanchanok Rattanaporn yang berkesempatan mengunjungi Universitas Tidar. Kedua mahasiswa ini merupakan mahasiswa jurusan pendidikan Bahasa Inggris yang akan melaksanakan praktik pengalaman lapangan, dalam hal ini adalah mengajar di sekolah.

SEA-TEACHER (Southeast Asian Teacher) merupakan program yang bernaung di bawah SEAMEO (Southeast Asian Ministers of Education) dengan program pertukaran mahasiswa antar negara di Asia Tenggara. SEA-TEACHER ini merupakan program pengalaman praktik mengajar mahasiswa prodi kependidikan ke seluruh Universitas kependidikan di Asia Tenggara. Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa di kawasan Asia untuk mendapat pengalaman internasional secara langsung, terutama dalam hal pendidikan dan pengajaran.

Selepas sampai di Indonesia tepatnya di Universitas Tidar pada Senin 5 Agustus 2019, Prakaiwan Suna dan Thanchanok Rattanaporn bertemu dengan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prof. Dr. Sukarno, M.Si  untuk selanjutnya melakukan orientasi di kampus Universiats Tidar. Sekolah yang dijadikan sebagai tempat Praktik mengajar dan Observasi adalah SMP Negeri 1 Magelang. Observasi di sekolah dilaksanakan selama sepekan dari tanggal 6  sampai 10 agustus 2019.

Agenda minggu ke 2 diisi dengan menjadi asisten guru di kelas sekaligus belajar metode pembelajaran yang dipakai di SMP Negeri 1 Magelang. Minggu ketiga dan keempat mahasiswa SEA-TEACHER diberi kesempatan untuk praktik mengajar di kelas yang telah di siapkan oleh guru pamongnya di SMP Negeri 1 Magelang. Jumat, 30 Agustus 2019 diadakan Ferewell Party dan Cultural Exchance untuk Prakaiwan Suna dan Thanchanok Rattanaporn karena program SEA-TEACHER mereka akan berakhir. Prakaiwan Suna dan Thanchanok Rattanaporn resmi meninggalkan Untidar untuk kembali ke Thailand pada 1 September 2019.

“Saya belajar banyak tentang Indonesia, budaya Jawa dan Indonesia, makanan nasional, bahasa Indonesia, bahasa Jawa dan atraksi khususnya Borobudur. Saya sangat senang karena dalam hidup saya baru sekali ini dapat pergi dan melihat langsung ke Borobudur, Kuil yang sangat besar di dunia. Ini merupakan pengalaman pertama saya tentang mengajar di luar negeri. Sungguh momen yang luar biasa dalam hidup saya untuk mempelajari hal-hal baru yang belum pernah saya lihat sebelumnya” ungkap Prakaiwan Suna dan Thanchanok Rattanaporn. [KG]

Bagikan :

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY