FKIP Terlibat dalam Penyusunan Dokumen Akademik Untidar

0
337

Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu Pendidikan Universitas Tidar (LPPM-PMP Untidar) mengadakan Workshop Dokumen Mutu Akademik pada Kamis – Sabtu, 25 – 27 Mei 2017. Pemateri dalam acara tersebut adalah Dr. Suliswiyadi, M.Ag., Ketua Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Magelang.

Acara tersebut dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik, Ketua LPPM-PMP, Ketua Penelitian, Ketua Pengabdian Masyarakat Untidar, dan perwakilan dari fakultas, lembaga, serta UPT. Candradewi Wahyu Anggraeni, M.Pd, Dosen Pendidikan Bahasa Inggris dan Asri Wijayanti, M.A., Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mewakili Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) untuk mengikuti acara tersebut.

“Budaya organisasi (corporate culture) berupa perilaku akademik yang didasarkan pada sistem nilai. Sistem tersebut dapat dianalisis dengan manajemen mutu atau audit mutu sehingga memiliki hasil yang terukur. Itulah pentingnya penjaminan mutu dari suatu organisasi,” kata Prof. Dr. Joko Widodo, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Akademik Untidar.

Dokumen mutu akademik terdiri atas dokumen induk;  kebijakan mutu; manual mutu; standar dan Standar Operasional Prosedur (SOP); formulir; dan rekaman monitoring dan evaluasi. “Keseluruan dokumen mutu tersebut harus dimiliki oleh level rektorat, biro, lembaga, fakultas, dan program studi,” kata Dr. Suliswiyadi, M.Ag.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pembuatan prosedur mutu dengan aplikasi Microsoft Visio. “Dengan menggunakan aplikasi tersebut, prosedur mutu akan tersusun dalam diagram alir. Microsoft Visio memiliki simbol-simbol untuk memperjelas proses penjaminan mutu tersebut,” tambah Dr. Suliswiyadi, M.A. Prosedur mutu seluruh layanan di Untidar dikerjakan oleh seluruh peserta workshop. “Selanjutnya, prosedur mutu tersebut akan dievaluasi oleh Tim Penjamin Mutu Universitas dan bisa diturunkan di tingkat fakultas atau program studi,” kata Prof. Dr. Joko Widodo, M.Pd.

“Kami mengerjakan standar proses pembelajaran yang termasuk dalam dokumen standar pendidikan dan pengajaran. Prosedur mutu yang termasuk dalam standar tersebut misalnya KRS online, pelaksanaan kuliah, pembuatan jadwal, cuti akademik, cetak transkrip, dan lain-lain,” kata Candradewi Wahyu Anggraeni, M.Pd.

Dokumen mutu akademik yang dihasilkan diharapkan dapat menjamin mutu seluruh layanan di Untidar. Dengan adanya dokumen standar dari universitas, FKIP akan menurunkannya menjadi prosedur mutu di tingkat fakultas dan prodi. Dengan demikian, seluruh layanan dapat terukur kualitasnya.(WJ)

Bagikan :

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY